Pendakwah KH. Idrus Ramli menyampaikan pendapatnya tentang Muhammadiyah saat menceritakan sejarah berdirinya. Idrus Ramli mengatakan bahwa dalam sejarahnya, Muhammadiyah lebih banyak memiliki kader wahabi, tidak seperti Nahdlatul Ulama (NU) yang lebih banyak kiyai.
Perjuangan KH Hasyim Asy'ari tak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga upaya meraih kemerdekaan Indonesia. Pengaruh KH Hasyim Asy'ari masih sangat besar hingga saat ini, khususnya di kalangan pengikut NU. Biografi singkat KH Hasyim Asy'ari KH Hasyim Asy'ari lahir dengan nama Muhammad Hasyim pada 14 Februari 1871 di Jombang, Jawa Timur. Muhammad Idrus Ramli lahir di Gugut, Jember pada 1 Juli 1975. Pendidikan agama pertama diperoleh di Pondok Pesantren Nashirul Ulum sampai 1986. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Sidogiri sampai tingkat aliyah. Pada 1994, Idrus mulai mengajar di beberapa pesantren di Jember, Sampang, dan Amuntai. Menurut Idrus Ramli, tradisi yang baik menjadi salah satu sumber hukum Islam. Beberapa ibadah umat Islam yang diajarkan Nabi juga merupakan peninggalan dari agama Yahudi dan orang-orang zaman jahiliyah. Demikilanlah juga yang dijalankan oleh para penyebar Islam di Indonesia. Berbagai tradisi yang dijalankan oleh penduduk Nusantara seperti ZOgSdl.